Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat desa stungkit terhadap dampak penebangan pohon di pinggir sungai pada kualitas lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat desa stungkit. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan Teknik wawancara mendalam pada empat narasumber satu seorang petani dan 3 ibu rumah tangga mereka merupakan warga yang tinggal didaaerah pinggiran sungai dan terdampak langsung oleh banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penebangan pohon dipinggir sungai dipersepsikan sebagai penyebab utama menurunnya kualitas lingkungan, seperti meningkatnya erosi (pengikisan tanah), keruhnya air sungai, serta sering terjadinya banjir. Selain itu dampak banjir juga dirasakan dalam kehidupan sosial masyarakat, seperti terganggunya aktivitas ekonomi, menurunnya Kesehatan, dan melemahnya hubungan sosial antar warga. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian lingkungan sungai melalui keterlibatan aktif masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan kehidupan sosial.
Copyrights © 2025