Program Mu‘askar al-Lughah bertujuan untuk menciptakan bi’ah lughawiyah dan budaya berbahasa pada para mahasiswa agar keterampilan berbicara meningkat. Di jenjang perguruan tinggi, para mahasiswa memiliki hambatan utama yaitu penguasaan kosakata serta motivasi untuk berbicara dalam bahasa Arab, serta minimnya lingkungan bahasa yang mendukung praktik komunikasi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research/PAR, yang melibatkan berbagai ahli dalam bahasa Arab dan civitas akademika dalam upaya mendukung penguasaan berbicara dalam bahasa Arab bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di STAI Diponegoro Tulungagung. Proses pelaksanaannya melibatkan pembelajaran berbasis praktik, diskusi kelompok, dan interaksi langsung dengan para fasilitator, sehingga menciptakan lingkungan berbahasa yang kondusif. Hasil kegaitan ini menunjukkan bahwa (1) Analisis situasi awal mahasiswa menunjukkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Arab para mahasiswa tergolong rendah, meskipun memiliki motivasi tinggi untuk belajar berbahasa Arab. (2) Strategi program Mu‘askar al-Lughah diimplementasikan berdasar pada hasil analisis situasi dan menunjukkan bahwa program tersebut efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang komunikatif dan kontekstual. (3) Hasil program Mu‘askar al-Lughah ini adalah adanya peningkatan dalam kemampuan berbicara mahasiswa, baik dari aspek linguistik, afektif, maupun sosial. Dampak keberlanjutan program ini yakni terciptanya kelompok bahasa di program studi tersebut dengan para mahasiswa sebagai pengurus dan anggotanya.
Copyrights © 2026