Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan tutor sebaya dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan asertif siswa sekolah dasar terkait pencegahan kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent pretest–posttest control group. Subjek terdiri dari 60 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) dan kelompok kontrol (30 siswa). Kelompok eksperimen mendapatkan intervensi tutor sebaya, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran seperti biasa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata kelompok eksperimen dari 55,9 menjadi 83,6, dengan selisih 27,7 poin. Kelompok kontrol hanya meningkat 5,6 poin. Uji Wilcoxon dan Mann–Whitney mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan dalam dan antar kelompok (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa tutor sebaya efektif dalam memperkuat kesadaran, keberanian, dan perilaku preventif siswa. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kebijakan sekolah dan kurikulum pencegahan kekerasan seksual.
Copyrights © 2026