Kota Makassar memiliki potensi wisata urban berbasis sejarah, budaya, dan pesisir yang besar, namun pemanfaatannya masih terkendala oleh keterbatasan walkability dan rendahnya pelibatan pemuda dalam pengembangan wisata kota. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat dikembangkan adalah wisata urban berbasis walking tour yang mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemuda. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pemuda dalam pengembangan komunitas berbasis walking tour melalui kegiatan psikoedukasi dan praktik lapangan bersama mitra Komunitas Jalan Bareng Makassar. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan lokasi potensial, penyusunan modul dan simulasi walking tour, pelaksanaan walking tour terbuka, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan (t= −5,02; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi berbasis walking tour efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan pemuda sebagai agen penggerak wisata urban dan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan pemuda yang dapat direplikasi di kawasan perkotaan lain dengan karakteristik serupa
Copyrights © 2026