Rendahnya kepatuhan siswa dalam mempraktikkan higiene personal, seperti mencuci tangan tanpa sabun dan konsumsi jajanan sembarangan, menjadi masalah utama di SD Negeri 060933 Medan Johor yang berisiko menghambat tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat bertajuk program "Growing Healthy Together" ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemandirian siswa dalam menerapkan delapan indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekolah. Metode yang digunakan adalah Community Based Intervention dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi, edukasi audiovisual, workshop demonstrasi enam langkah cuci tangan standar WHO, serta evaluasi menggunakan data pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi signifikan dengan peningkatan capaian kognitif dan psikomotorik siswa mencapai 98%. Kesimpulan dari intervensi ini adalah edukasi partisipatif efektif mengubah perilaku kesehatan siswa yang berdampak pada perlindungan stabilitas berat badan dan dukungan pertumbuhan tinggi badan optimal melalui pencegahan infeksi kronis. Meskipun terkendala keterbatasan infrastruktur sanitasi permanen, program ini berhasil menciptakan kesadaran kritis siswa sebagai subjek aktif dalam menjaga kesehatan.
Copyrights © 2026