Penelitian ini menganalisis persepsi pemohon terhadap penggunaan aplikasi M-paspor dalam pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman sepuluh pemohon dan tiga pegawai imigrasi melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemohon memiliki persepsi positif terhadap kemudahan akses dan efisiensi waktu yang ditawarkan aplikasi. Implementasi M-paspor berhasil mengurangi antrian fisik dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia melalui realokasi fokus pegawai. Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi aplikasi meliputi literasi digital, infrastruktur jaringan, dan kualitas sistem. Hambatan utama mencakup kendala teknis, kesenjangan literasi digital, dan keterbatasan layanan dukungan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi layanan publik memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan pengembangan teknologi, peningkatan literasi digital masyarakat, dan transformasi kompetensi sumber daya manusia
Copyrights © 2025