Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Lazada (studi kasus pada mahasiswa MTU Manajemen). Lazada, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menghadapi penurunan daya saing akibat promosi yang kurang agresif, inovasi layanan yang lemah, serta persepsi negatif terkait pengiriman dan layanan pelanggan. Meski telah berinovasi lewat fitur livestream dan AI, Lazada tertinggal dari pesaing seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, terlihat dari rendahnya persentase pengguna. Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan ulasan turut menurunkan keputusan pembelian, membuat konsumen lebih memilih platform yang dianggap lebih terpercaya dan praktis. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa Universitas MTU Medan yang melakukan pembelian menggunakan Lazada yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dikarenakan oleh jumlah populasi yang tidak diketahui, dapat dijelaskan bahwa perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Kepercayaan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Gaya Hidup (X1) dan Kepercayaan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada.
Copyrights © 2026