Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca siswa kelas VI sekolah dasar melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa, yang dipengaruhi kurangnya fasilitas literasi dan minimnya kebiasaan membaca di sekolah. Program membaca 15 menit merupakan bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang menekankan pembiasaan membaca sebagai langkah awal membangun budaya literasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek siswa kelas VI semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes pemahaman bacaan, serta dokumentasi, kemudian ffdianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca 15 menit dapat meningkatkan partisipasi, kedisiplinan, kemandirian, dan fokus membaca siswa. Wawancara dengan siswa dan guru memperlihatkan bahwa kegiatan ini membantu meningkatkan motivasi dan kesiapan belajar siswa. Hasil tes pemahaman bacaan menunjukkan 60% siswa berada pada kategori baik dan 40% kategori cukup. Dengan demikian, kegiatan membaca 15 menit terbukti efektif dalam meningkatkan literasi membaca dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025