Kepuasan pasien merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak rumah sakit sebagai penyedia layanan jasa. Tingkat kepuasan pasien dapat mencerminkan sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan. Apabila pasien merasa kurang puas, hal ini menunjukkan bahwa pelayanan yang diterima belum optimal. Oleh karena itu, rumah sakit harus terus berupaya meningkatkan mutu layanan untuk memenuhi kebutuhan serta harapan pasien sehingga tercipta kepuasan terhadap pelayanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pena 98. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang pernah memperoleh layanan rawat inap di rumah sakit tersebut, dengan total responden sebanyak 94 orang yang dipilih berdasarkan perhitungan rumus uji hipotesis. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi kualitas pelayanan (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien rawat inap. Berdasarkan data tingkat kepuasan, semua variabel tersebut turut memengaruhi kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pena 98. Dari total responden, sebanyak 64 orang (68,1%) menyatakan merasa puas, sedangkan 30 orang lainnya (31,9%) tidak puas. Nilai p-value untuk masing-masing dimensi menunjukkan angka 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, yaitu pada dimensi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati.
Copyrights © 2026