Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil beban kognitif ekstrinsik mahasiswa International Class Program (ICP) Pendidikan IPA dalam pembelajaran English for Subject Matter (ESM) Science Learning berbasis translanguaging. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei potong lintang yang melibatkan 32 mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner beban kognitif ekstrinsik skala Likert lima tingkat yang terdiri atas 33 item pada enam aspek, dengan validitas isi yang baik (Aiken’s V = 0,81) dan reliabilitas tinggi (Cronbach’s alpha=0,89). Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan rerata dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kognitif ekstrinsik bervariasi antar-aspek, dengan istilah IPA berbahasa Inggris sebagai sumber beban kognitif ekstrinsik paling dominan (M=4,49), sementara strategi translanguaging dan kejelasan instruksi menunjukkan tingkat beban yang rendah. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan terminologi IPA lebih menentukan dibandingkan bahasa pengantar dalam meminimalkan beban kognitif ekstrinsik pada pembelajaran IPA berbahasa Inggris.
Copyrights © 2026