Sinkronisasi estrus dan inseminasi buatan (IB) merupakan bioteknologi reproduksi yang dapat membantu manajemen reproduksi di suatu kawasan peternakan dimana peternak dapat mengatur waktu perkawinan yang dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Desa pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, memiliki beberapa peternak domba Garut yang memiliki usaha secara komersil dengan jangkauan pemasaran yang cukup luas. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada peternak domba tentang sinkronisasi estrus dan IB untuk dapat diaplikasikan pada sistem pemeliharaan domba yang mereka miliki. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, pelatihan dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak terhadap materi pelatihan terkait sinkronisasi estrus dan IB yang diketahui dari hasil pre-test dan post-tes, yaitu sebesar 53%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan cukup efektif memberikan pengetahuan kepada peternak domba di Desa Pamulihan. Disimpulkan bahwa peserta pelatihan mampu menerima ilmu dan keterampilan yang telah diberikan, peserta juga tertarik untuk dapat mengaplikasikan hasil pelatihan terhadap domba yang mereka miliki, namun untuk pelaksanaan secara mandiri masih memerlukan pembinaan dan pendampingan
Copyrights © 2026