Keterampilan abad-21 khususnya kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran berpusat pada peserta didik dan pemanfaatan teknologi. Hasil penelitian di SMAN 1 Lubuk Sikaping menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata 52, serta pemahaman materi energi terbarukan sebesar 36.5. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi bahan ajar yang konteksual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD terintegrasi etnosains dan joyful learning pada materi energi terbarukan. Integrasi etnosains mengaitkan konsep fisika dengan budaya lokal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, sedangkan pendekatan joyful learning menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Pengembangan E-LKPD berbasis teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep serta kemampuan berpikir kreatif peserta didik sesuai tuntutan pembelajaran abad-21.
Copyrights © 2026