Rendahnya hasil belajar IPAS dikarenakan guru hanya menggunakan model pembelajaran konvensional hingga PBL sehingga mengakibatkan pemahaman siswa terhadap topik pembelajaran cenderung terbatas terutama dalam materi yang membutuhkan pemahaman mendalam dan interaksi aktif. Adapun masalah yang akan dibahas adalah pengaruh model pembelajaran Project Based Learning berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar aspek pemahaman konsep IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model Project Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar aspek pemahaman konsep IPAS siswa kelas V SD Negeri 5 Gianyar. Dalam penelitian ini diterapkan metode quasi experiment yang dirancang dengan model Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini melibatkan 77 siswa kelas V sebagai populasi yang menjadi objek penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, artinya semua anggota populasi dijadikan sampel, dengan melakukan pengundian untuk penentuan kelas sampel. Data dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda yang berisi 20 soal dengan materi topik “A: Bagaimana Bernapas Membantuku Melakukan Aktivitas Sehari-hari?”. Melalui adanya uji-t dan perbedaan rata-rata hasil post-test pada kelas kontrol (80,90) dan rata-rata hasil post-test kelas eksperimen (86,45). Hal tersebut juga dikuatkan dengan dilakukannya uji independent sample t-test pada kelas kontrol dan kelas eksperimen.Hasil peneltian menunjukkan, berdasarkan perhitungan uji-t post-test memperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,003 < 0,05. Maka H1 diterima yang menyatakan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbantuan alat peraga terhadap aspek pemahaman konsep IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 5 Gianyar.
Copyrights © 2026