Kohabitasi atau tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan menjadi fenomena yang semakin ditemukan di kalangan mahasiswa. Fenomena ini menunjukkan adanya faktor yang memengaruhi keputusan mahasiswa untuk hidup bersama pasangan. Penting untuk memahami mahasiswa yang melakukan kohabitasi memiliki beragam faktor yang mendorong perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kohabitasi pada mahasiswa yang tinggal di Kelurahan Oesapa . penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Enam partisipan dipilih menggunakan Teknik purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil dari penelitian ini Adalah terdapat 4 tema utama yaitu, motif emosional dan relasional ( kenyamanan emosional, kebutuhan kedekatan dan dukungan psikologis) motif praktis dan ekonomi ( penghematan biaya hidup dan pembagian peran domestik) faktor dukungan emosional keluarga (dukungan emosional keluarga dan hubungan emosional keluarga) serta faktor lingkungan sosial ( Lingkungan tempat tinggal dan peran dan sikap Masyarakat terhadap kohabitasi)
Copyrights © 2026