Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada penguasaan fakta dan hafalan, sehingga belum sepenuhnya mendorong pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dipandang sebagai alternatif untuk mewujudkan pembelajaran IPAS yang lebih bermakna, namun implementasinya sangat bergantung pada praktik pedagogis guru di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan praktik pedagogis guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam pada pembelajaran IPAS di SDN 25 Buton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah guru IPAS di SDN 25 Buton, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPAS di SDN 25 Buton telah mulai menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam melalui pembelajaran kontekstual, keterlibatan aktif siswa, dan upaya membangun pemahaman konseptual, meskipun implementasinya belum sepenuhnya sistematis.
Copyrights © 2026