Studi ini membahas penggambaran pola asuh abusive yang dilakukan oleh seorang ibu tunggal serta pengaruhnya terhadap fungsi social anak, hubungan interpersonal, proses pengambilan keputusan, dan perkembangan karier sebgaimana digambarkan di film I, Tonya (2017). Meskipun pembahasan mengenai gaya pengasuhan dalam film telah banyak dilakukan, penelitian tentang kekerasan ibu dalam prespektif teori gaya pengasuh masih relatif jarang dibahas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis pola asuh ibu Tonya Harding, yaitu LaVona, dengan menggunakan teori gaya pengasuhan Diana Baumrind. Hasil penelitian menunjukan bahwa LaVona menerapkan gaya pengasuhan otoriter yang ditandai dengan control yang ketat, disiplin yang keras, serta adanya kekerasan verbal dan fisik. Gaya pengasuhan tersebut menimbulkan emosional negatif dan mempengaruhi hubungan interpersonal Tonya. Di sisi lain, pola auh ini juga berkontribusi terhadap pembentukan ketahan diri, kedisiplinan, dan ketekunan Tonya dalam meniti karier sebagai atlet seluncur es tingkat elite. Namun, temuan ini tidak daoat dijadikan pembenaran atas praktik kekerasan dalam pengasuhan karena berisiko menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi.
Copyrights © 2026