Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy dan motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa Jurusan Akuntansi di SMKN 6 Pangkep. Variabel yang diteliti adalah self-efficacy (X_1), motivasi belajar X_2), dan kemandirian belajar (Y). Populasi dan sampel penelitian adalah 91 siswa yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda setelah melewati uji instrumen dan asumsi klasik. Hasil uji t mengonfirmasi bahwa baik self-efficacy (signifikansi 0,028) maupun motivasi belajar (signifikansi 0,000) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kemandirian belajar. Uji F juga menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan (signifikansi 0,000). Koefisien determinasi (R^2=0,729) menunjukkan bahwa 72,9% variasi kemandirian belajar dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan penting adalah motivasi belajar memberikan pengaruh yang lebih dominan (71,4%) dibandingkan self-efficacy (58,4%). Dengan demikian, semua hipotesis penelitian dinyatakan diterima.
Copyrights © 2026