JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Vol. 10 No. 1 (2026)

ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DI KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR KABUPATEN MEMPAWAH

Wulzazur (Unknown)
Erlinda Yurisinthae (Unknown)
Pamela (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2026

Abstract

Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah merupakan sentra produksi jahe terbesar di Kalimantan Barat, dengan peningkatan luas panen dan produksi setiap tahunnya. Namun, produktivitasnya menunjukkan adanya risiko produksi, terutama karena kondisi lahan gambut yang asam dan kurangnya unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi dan pengaruh faktor produksi terhadap risiko produksi usahatani jahe. Populasi penelitian terdiri dari 33 petani jahe, yang seluruhnya dijadikan sampel. Risiko produksi menggunakan pengukuran koefisien variasi (CV) untuk menentukan tingkat pencahayaan hasil produksi, serta model Just dan PopeĀ untuk mengidentifikasi pengaruh berbagai faktor produksi terhadap risiko yang dihadapi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV risiko produksi usahatani jahe sebesar 69,93%. Pupuk urea, pupuk NPK, pestisida, dan paranet merupakan faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap risiko produksi usahatani jahe.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jepa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang ...