Di era digital yang semakin maju, handphone menjadi bagian integral dari sebuah tren, terutama di kalangan generasi muda. Penggunaan gawai ini tidak hanya terbatas pada komunikasi, tetapi juga merambah ke berbagai sektor, termasuk pendidikan. Fenomena baru yang muncul sebagai dampak dari penggunaan smartphone yang berlebihan adalah phubbing, atau yang dikenal sebagai mabuk gawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh phubbing terhadap relasi antar pribadi mahasiswa Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik (PENDIKKAT) Universitas Sanata Dharma. Metode yang dipakai yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis statistik dan pengumpulan data melalui kuesioner. Fokus penelitian ini adalah untuk menilai dampak phubbing terhadap kualitas relasi antar pribadi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa phubbing berpotensi merusak keintiman dan kepuasan dalam hubungan interpersonal. Para mahasiswa mengungkapkan dampak fenomena phubbing yang dapat mempengaruhi kualitas relasi antar individu. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya kesadaran mahasiswa akan dampak negatif phubbing dan perlunya pembatasan penggunaan smartphone saat berinteraksi sosial.
Copyrights © 2025