Pengabdian masyarakat merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan dan penelitian. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa diberi kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat sebagai bentuk pembelajaran kontekstual. Pelaksanaan KKN di Desa Gumukmas, khususnya pada SDN Gumukmas 04, menemukan permasalahan utama terkait rendahnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Hasil observasi menunjukkan bahwa kurangnya literasi lingkungan siswa, keterbatasan fasilitas kebersihan, serta minimnya pemahaman mengenai pemilahan sampah menyebabkan kondisi lingkungan sekolah menjadi tidak optimal. Dampak yang timbul antara lain menurunnya kualitas sanitasi, banyaknya sampah berserakan, serta meningkatnya potensi penyebaran penyakit. Literasi lingkungan sendiri mencakup pemahaman, keterampilan, dan sikap dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui perilaku yang bertanggung jawab. Dengan meningkatkan literasi lingkungan, siswa diharapkan mampu memahami hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan, sekaligus mengaplikasikan langkah nyata dalam menjaga kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan program pengabdian masyarakat berbasis literasi lingkungan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran, tanggung jawab, dan partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan sekolah. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung keberlanjutan ekosistem, serta menginspirasi perilaku peduli lingkungan sejak dini.
Copyrights © 2025