Kesehatan ialah kondisi sehat seseorang baik secara fisik, mental, maupun sosial, yang tidak hanya terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif. Salah satu cara masyarakat menjaga kesehatan adalah melalui swamedikasi, yaitu tindakan mengobati diri sendiri. Swamedikasi umumnya dilakukan untuk mengatasi keluhan atau penyakit ringan seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, cacingan, diare, serta penyakit kulit lainnya. Swamedikasi harus dilakukan dengan cara yang sesuai untuk penyakit yang dialami. Pelaksanaannya harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi. Dalam praktiknya penggunaan obat dan dosis obat, apabila kesalahan terjadi terus-menerus dalam waktu yang lama, dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang swamedikasi di RT 01 RW 02 Desa Taman Rahayu kecamatan Setu kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional, menggunakan alat ukur kuisoner. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan metode metode purposive sampling yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik,cukup,rendah dengan masing-masing persentase 80%, 13%, dan 7%. Hasil pengukuran perilaku swamedikasi menunjukkan bahwa responden yang memiliki tingkat perilaku tepat,kurang,tidak tepat dengan masing-masing persentase 84%, 16%, dan 0%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang swamedikasi di RT 01 RW 02 Desa Taman Rahayu kecamatan Setu kabupaten Bekasi sudah baik 80% dan tepat 84%.
Copyrights © 2025