Pendahuluan: Tujuan utama pemulihan pasca general anestesi adalah penilaian kondisi kritis dan stabilisasi pasien, untuk mencapai tujuan ini perlu pemahaman perawat penata anestesi sebagai tenaga pelaksana anestesi tentang upaya pencegahan dan deteksi komplikasi pasca general anestesi. Perawat penata anestesi memerlukan pengetahuan dan sikap yang mumpuni sebagai seorang perawat penata anestesi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap perawat penata anestesi tentang pencegahan komplikasi paska general anestesi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik komparatif dan rancangan cross-sectional. Kategori data dalam skala kurang, cukup dan baik.Hasil: Pengetahuan dan sikap penata anestesi baik sebanyak 10 orang (33.3%); pengetahuan baik dan sikap penata anestesi cukup sebanyak 4 orang (13.3%); pengetahuan dan sikap penata anestesi cukup sebanyak 7 orang (23.3%); pengetahuan cukup dan sikap penata anestesi kurang sebanyak 1 orang (3.3%); pengetahuan kurang dan sikap penata anestesi baik sebanyak 4 orang (13.3%); pengetahuan kurang dan sikap penata anestesi cukup sebanyak 1 orang (3.3%); pengetahuan kurang dan sikap penata anestesi kurang sebanyak 3 orang (10.0%).Kesimpulan: Baru 33,3% penata anestesi memiliki pengetahuan dan sikap yang kategori baik, sisanya 66,7% penata anestesi memerlukakan peningkatan pengetahuan dan sikap agar mencapai kategori baik.
Copyrights © 2026