Pendahuluan: Perilaku caring merupakan salah satu kompetensi utama dalam keperawatan karena berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Perilaku caring perlu ditumbuhkan sejak mahasiswa menjalani pendidikan profesi. Salah satu faktor yang diduga turut berhubungan dengan perilaku caring adalah dukungan sosial keluarga, yang dapat memberikan kenyamanan emosional, motivasi, serta ketahanan psikologis bagi mahasiswa profesi ners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan perilaku caring pada mahasiswa profesi ners Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan teknik total sampling pada 96 mahasiswa profesi ners. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner PSS-Fa untuk mengukur dukungan sosial keluarga dan CBI-24 untuk mengukur perilaku caring. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial keluarga yang tinggi 92 orang (95,8%) dan perilaku caring kategori baik 87 orang (90,6%). Analisis korelasi Spearman’s rho menunjukkan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan perilaku caring dengan koefisien korelasi (r) 0,257 dan p-value 0,011. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan perilaku caring, sehingga semakin baik dukungan sosial keluarga yang diterima mahasiswa, semakin baik pula perilaku caring yang ditampilkan dalam praktik keperawatan.
Copyrights © 2026