Pendahuluan: Hipertensi dikenal sebagai penyakit silent killer karena sering tanpa gejala spesifik. Intervensi nonfarmakologis seperti teknik relaksasi napas dalam dapat diterapkan sebagai pengendalian tekanan darah di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan latihan relaksasi napas dalam pada pasien hipertensi.Metode menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif pada Tn. B (58 tahun) di Desa Cihanjuang Rahayu, Bandung Barat, selama 3 hari (20-23 Desember 2025), mencakup pengkajian, diagnosis, implementasi (edukasi, demonstrasi, latihan 10-15 menit/hari), dan evaluasi melalui observasi, wawancara, serta pengukuran tekanan darah. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah dari 170/100 mmHg menjadi 150/80 mmHg, disertai pengurangan keluhan subjektif (sakit kepala, tengkuk berat, kelelahan), peningkatan pengetahuan, dan kemandirian pasien dalam teknik relaksasi. Kesimpulan, intervensi teknik relaksasi napas berperan menurunkan tekanan darah dan meningkatkan pengelolaan hipertensi nonfarmakologis pada pasien di komunitas
Copyrights © 2026