Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) guna meningkatkan keterampilan berpikir kreatif (creativity thinking skill) siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V Sekolah Dasar se-Gugus 8 Bukittinggi. Modul ini dikembangkan sebagai solusi atas rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tahap Analysis dilakukan dengan menganalisis kebutuhan guru dan siswa terkait bahan ajar yang inovatif. Tahap Design merancang kerangka modul yang memuat tahapan PjBL, meliputi penentuan pertanyaan mendasar, perancangan proyek, penyusunan jadwal, pemantauan, penilaian, dan evaluasi pengalaman. Tahap Development menghasilkan produk berupa modul pembelajaran PjBL yang divalidasi oleh para ahli (ahli materi, ahli media, dan praktisi). Selanjutnya, tahap Implementation dilakukan melalui uji coba terbatas pada siswa kelas V. Tahap Evaluation dilakukan untuk mengukur efektivitas modul dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis PjBL ini sangat layak dan efektif untuk digunakan. Penilaian dari para validator menunjukkan kategori "sangat baik" dengan persentase rata-rata kelayakan di atas 90%. Uji coba pada siswa juga menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kreatif mereka, yang ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test. Modul ini terbukti mampu menstimulasi siswa untuk menghasilkan ide-ide baru, memecahkan masalah secara kreatif, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan proyek. Dengan demikian, modul pembelajaran PjBL ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif bahan ajar yang inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2026