ABSTRACT The development of digital technology has significantly influenced church life, requiring churches to respond wisely without diminishing the theological essence of Christian worship. One form of adaptation is the use of digital media in Sunday worship services to support the proclamation of the Word of God and to extend the reach of church ministry. This study examines the use of digital media in Sunday worship services and its impact on worship practices and church life. Using a qualitative literature review approach, the analysis draws on theological and liturgical books, scholarly journals, articles, and church documents from the perspective of worship theology and the conceptual role of media in ecclesial practice. The findings indicate that digital media is employed in various aspects of Sunday worship, including presentation media for liturgy and praise, audiovisual support for sermons, live streaming of services, and tools for church communication and documentation. Overall, digital media enhances the orderliness of worship, facilitates congregational participation, improves focus and engagement, and expands ministry beyond physical space. However, challenges such as technological dependence, technical disruptions, and the risk of distraction may affect the reverence and theological meaning of worship. Therefore, churches are encouraged to manage digital media use in a planned and reflective manner grounded in the principles of worship theology. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan bergereja, sehingga gereja dituntut untuk meresponsnya secara bijaksana tanpa menghilangkan esensi teologis ibadah Kristen. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah pemanfaatan media digital dalam pelayanan ibadah Minggu sebagai sarana pendukung penyampaian firman Tuhan dan perluasan jangkauan pelayanan gereja. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan media digital dalam pelayanan ibadah Minggu serta dampaknya terhadap pelaksanaan ibadah dan kehidupan bergereja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap berbagai sumber tertulis yang relevan, meliputi buku teologi dan liturgi, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen gerejawi, dengan bertolak dari perspektif teologi ibadah dan pemahaman konseptual tentang fungsi media dalam praktik gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital digunakan dalam berbagai bentuk pelayanan ibadah Minggu, seperti media presentasi untuk liturgi dan lagu pujian, media audiovisual sebagai pendukung khotbah, siaran langsung ibadah, serta sarana komunikasi dan dokumentasi gereja. Pemanfaatan media digital berkontribusi pada peningkatan keteraturan ibadah, memudahkan jemaat mengikuti liturgi, meningkatkan fokus dan partisipasi jemaat, serta memperluas jangkauan pelayanan gereja. Namun, ditemukan pula tantangan berupa ketergantungan teknologi, gangguan teknis, dan risiko distraksi yang dapat memengaruhi kekhusyukan serta makna teologis ibadah. Oleh karena itu, gereja perlu mengelola penggunaan media digital secara terencana dan reflektif berdasarkan prinsip-prinsip teologi ibadah.
Copyrights © 2026