Indonesia, khususnya wilayah Kalimantan Tengah, memiliki kekayaan tanaman obat yang sangat potensial, yang secara empiris dan ilmiah terbukti memiliki aktivitas farmakologis. Meskipun potensi riset tanaman obat lokal sangat besar, pengembangan ini harus didukung oleh kemampuan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Hal ini krusial agar temuan mengenai biodiversitas dan kearifan lokal tersebut dapat diakui serta memberikan dampak pada skala global. Tujuan kegiatan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam mentransformasikan hasil penelitian tanaman obat menjadi manuskrip ilmiah berkualitas internasional serta menguasai instrumen digital pendukung produktivitas. Pelatihan teknis interaktif ini melibatkan 29 mahasiswa Farmasi denganĀ menggunakan metode pembelajaran aktif. Tahapan kegiatan meliputi evaluasi awal menggunakan aplikasi Quizizz, pemaparan materi terkait publikasi internasional, praktik langsung menggunakan laptop untuk mengakses perangkat journal finder, website terkait, serta aplikasi manajemen referensi. Skor rata-rata peserta meningkat signifikan dari 56.21 pada tahap pre-test menjadi skor 100.00 pada tahap post-test dengan nilai standar deviasi 0.000. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi P = 0.000 (P < 0.05), yang membuktikan pengaruh nyata intervensi pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa. Pelatihan ini secara signifikan meningkatkan kompetensi penulisan ilmiah mahasiswa. Metode praktik langsung dengan instrumen digital memiliki daya serap yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.
Copyrights © 2026