Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Utilization of Granular Organic Fertilizer from Sorghum Ethanol Distillation Waste in Leda (Eucalyptus deglupta) Nursery on Andosol, Latosol, and Podzolic PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK GRANULAR DARI LIMBAH DESTILASI ETANOL SORGUM UNTUK PEMBIBITAN LEDA .... Supriyanto .; Ardiyansyah Purnama
Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.6.3.%p

Abstract

Sorghum (Sorghum bicolor L Moenc) is plant for food, feed, and energy (bio-ethanol). There were two types of waste from bio-ethanol production, such as liquid and solid waste (baggase). Liquid waste was produced from ethanol distillation process, rich in nutrients as fertilizer, unfortunately limited information on nutritional content and potential function, especially as medium for forestry seedlings production. This experiment examined the effect of the Granular Organic Fertilizer of Sorghum liquid waste to Leda seedling growth in different soil type of Andosol, Latosol, and Podzolic; and to find the dose of Granular Organic Fertilizer for Leda seedling growth in each type of soil. This study was conducted on Factorial in Completely Randomized design. The result showed, the application of Granular Organic Fertilizer effected to almost all the growth parameters on three soil types. Best seedling quality index of leda was found in the combination of Andosol and 20 granules of Granular Organic Fertilizer with seedling quality index 30 points.Key words: andosol, granular organic fertilizer, latosol, podzolic, sorghum.
Karakteristik Vegetasi di Hutan Alam Dataran Rendah, Hutan Tanaman, dan Lahan Pasca Tambang Nikel di Kabupaten Bombana Purnama Ardiyansyah; Basuki Wasis; Iwan Hilwan
Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.10.3.140-145

Abstract

Nickel mining in Bombana District is one of the mining activities which generates a very large income for the area. However, mining carried out continuously will certainly cause the environment to be damaged, especially soils and vegetation when mining activities end. Good management of post-mining land is one of the obligations of the mining business unit. Management can include reclamation and replanting land so that exposed land can be reforested. Reforesting ex-mining land is not easy. These efforts need to be carried out with comprehensive treatment concerning the improvement of the vegetation composition as well as the physical, chemical, and biological aspects of the soil used so that the greening plants that are introduced can adapt well. The purpose of this study is to identify and compare the characteristics of vegetation and soil in lowland natural forests, plantations and post-nickel mining in Bombana District. In this study, observations were made at three different locations to look for differences in characteristics caused by the existence of nickel mining activities. From the results of the study showed that there was a decrease in the composition of vegetation due to changes from natural forest to plantations. In addition, the level of soil fertility is also declining due to land clearing for mining. Key words : nickel, mining, Bombana, soil, vegetation
Motivasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Khdtk Mungku Baru, Palangka Raya Ardiyansyah Purnama; Ise Afitah
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.2162

Abstract

ARDIYANSYAH PURNAMA dan ISE AFITAH. Motovasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan KHDTK Mungku Baru, Palangka Raya. Dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mungku Baru merupakan kawasan hutan yang berada di wilayah kota Palangka Raya. KHDTK ini difungsikan sebagai kawasan yang memberi nilai ekonomi dan ekologi yang sangat tinggi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari nilai ekonomi kawasan sebagai daerah penghasil ikan, damar, getah karet, dan hasil hutan bukan kayu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi masyarakat dalam kegiatan pengelolaan KHDTK Mungku Baru. Dari hasil penelitian diketahui tingkat motivasi masyarakat Mungku Baru terhadap kegiatan pengelolaan KHDTK Mungku Baru termasuk kategori rendah dengan skor rata-rata 18.56. Faktor yang berpengaruh terhadap motivasi masyarakat yaitu jumlah keluarga, pendidikan, pekerjaan dan penyuluhan.
Pelatihan Pembuatan Batik Ramah Lingkungan Dengan Pewarna Alami (Ecoprint) Mariaty Mariaty; Misyanto Misyanto; Ise Afitah; Ardiyansyah Purnama
Cenderabakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Periode April
Publisher : Jurusan Manajemen dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.552 KB) | DOI: 10.55264/cdb.v1i1.10

Abstract

This activity aims to increase public understanding of the importance of conserving the environment and forest resources, as well as to create alternative economic opportunities for the residents of Mungku Baru village. The method used is the socializationof observation and explore ecoprint. The results achieved in this service activity are the creation of public understanding about the importance of forest natural resources for the lives of the surrounding community and how to preserve them and improve batik-making skills using natural dyes.
PELATIHAN PENGENALAN EKOLOGI EKOSISTEM & KONSERVASI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN MUNGKU BARU Ardiyansyah Purnama; Mariaty Mariaty; Misyanto Misyanto; Ise Afitah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3498-3503

Abstract

Kemampuan masyarakat untuk mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, perubahan iklim serta pola karakteristik sumberdaya yang menghasilkan kemampuan bertahan hidup sesuai dengan kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi. contohnya Seperti karakteristik sumberdaya manusia dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Kalimantan Tengah memiliki karakteristik berair, lingkungan rawa, lingkungan gambut dan tentunya dengan karakteristik ekosistem Hutan Hujan Tropis. Melihat kondisi karakteristik tersebut perlu adanya kegiatan pelatihan dan pengenalan terhadap ekologi, ekosistem dan konservasi kepada masyarakat dengan menggunakan konsep belajar tersistematis atau flow learning supaya tetep terjaga dan berkelanjutan. Penerapan metode tersebut di Sekolah Dasar di Kelurahan Mungku Baru Kota Palangka Raya. pelaksanaan kegiatan di Bulan Agustus Tahun 2022 dengan jumlah peserta 27 orangaktivitas pengabdian diantaranya seperti pemutaran film, pengenalan ekologi ekosistem di lapangan dan dilanjutkan dengan penanaman pohon serta membuat sebuah prakarya. Hal yang dilakukan diharapkan dapat meningkatan kualitas sumberdaya manusia dan menjadi Langkah mitigasi konservasi lingkungan di Kelurahan Mungku Baru, mengingat Kota Palangka Raya sering menjadi lokasi terjadinya bencana lingkungan buatan seperti kebakaran lahan dan hutan, kabut asap, banjir dan pencemaran badan air yang dilakukan dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup (ekonomi).
SITUS WEB SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KONSERVASI: STUDI KASUS TAMAN NASIONAL SEBANGAU ardiyansyah purnama; Misyanto Misyanto
I N F O R M A T I K A Vol 15, No 1 (2023): MEI, 2023
Publisher : STMIK DUMAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36723/juri.v15i1.485

Abstract

Pemahaman konservasi dapat ditingkatkan dengan menggunakan media pendidikan. Saat ini media pendidikan tidak hanya dapat kita jumpai dalam bentuk cetak tetapi juga dalam bentuk digital, contohnya World Wide Web atau web. Salah satu lembaga yang menggunakan website tersebut adalah taman nasional yang memiliki fungsi pendidikan konservasi. Pemilihan website Taman Nasional Sebangau (TNS) sebagai studi kasus dalam penelitian ini didasarkan pada visinya untuk menjadi pusat pendidikan konservasi kelas dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan website TNS sebagai media edukasi konservasi. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi web, dan analisis isi. Ada 16 publikasi menyampaikan pengetahuan, 6 publikasi menyampaikan sikap, dan 1 publikasi menyampaikan materi keterampilan. Website TNS sebagai media pendidikan konservasi sudah cukup memenuhi ranah pengetahuan, namun masih perlu perbaikan untuk ranah sikap dan keterampilan.Kata kunci: Pendidikan konservasi, TNS, Media, Website.Understanding conservation can be improved by using educational media. Nowadays, educational media can be found not only in printed form but also in digital form, for example, the World Wide Web or web. One of the institutions that use the website is a national park which has the function of conservation education. The selection of the Sebangau National Park (TNS) website as the case study in this research was based on its vision to be a world-class conservation education center. This study aimed to analyze the TNS website's suitability as a conservation education media. The methods used were interviews, web observation, and content analysis. There were 16 publications conveying knowledge, 6 publications conveying attitude, and 1 publication conveying skill subjects. The TNS website as media for conservation education had already sufficient in fulfilling the knowledge domain, but still, needs an improvement for attitude and skills domains Key word: Conservation education, TNS, Media, Website.
DIVERSITY OF NEPHENTHES SPP SPECIES IN THE EDUCATION FOREST OF MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF PALANGKA RAYA: KEANEKARAGAMAN SPESIES NEPENTHES SPP SPECIES IN THE EDUCATION FOREST OF MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF PALANGKA RAYA Ardiyansyah Purnama; Mariaty Mariaty
Anterior Jurnal Vol. 22 No. Special-1 (2023): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v22iSpecial-1.5445

Abstract

Biodiversity, one of which is the diversity of species of Nepenthes spp, is a natural wealth owned by the Education Forest of the Muhammadiyah University of Palangkaraya, Rakumpit, Palangka Raya City, Central Kalimantan. The research uses observation techniques and transect techniques as well as literature documentation as a supporting source with this type of exploratory research. The diversity of Nepenthes spp species obtained in the Educational Forest of Muhammadiyah University of Palangkaraya, namely found 6 (six) species with different characteristics of roots, stems and leaves. Nepenthes spp species found included Nepenthes ampullaria jack, Nepenthes rafflesiana jack, Nepenthes reinwardtiana miq, Nepenthes hirsute, Nepenthes garcilis, and Nepenthes tomoriana.
Coaching Clinic: Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa Fapertahut UMPR pada Jurnal Nasional Terakreditasi Ardhany, Syahrida Dian; Novaryatiin, Susi; Purnama, Ardiyansyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i1.348

Abstract

Pendahuluan: Kontribusi mahasiswa dalam menghasilkan publikasi ilmiah mempunyai peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Salah satu penilaian tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi suatu negara yaitu jumlah publikasinya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di lingkungan Fakultas Pertanian dan Kehutanan UMPR menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa aktif tidak sebanding dengan jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan terutama pada jurnal nasional terakreditasi.Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi dan menstimulasi kesadaran mahasiswa tentang pentingnya menulis artikel ilmiah hingga proses publikasinya khususnya pada jurnal nasional terakreditasi, selain itu juga memberikan informasi tentang tata cara submit artikel hingga published, SINTA (Science and Technology Index), OJS (Open Journal System), dan plagiarisme serta cara menghindarinya.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan pemberian materi metode ceramah dan diskusi dua arah yang kemudian di evaluasi menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang diolah secara statistik.Hasil:  Jumlah mahasiswa Fapertahut UMPR yang hadir pada kegiatan ini yaitu 20 peserta. Hasil evaluasi penilaian pre-test dan post-test terdapat 12 peserta yang mengalami kenaikan nilai post-test, 5 peserta dengan nilai yang sama baik pre-test dan post-test dan 3 peserta mengalami penurunan nilai post-test. Hasil uji statistika Wilcoxon didapatkan P= 0.019 (P<0.05).Simpulan: Kegiatan coaching clinic ini memberikan peningkatan pengetahuan tentang penulisan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi bagi mahasiswa Fapertahut UMPR dengan hasil uji statistik P= 0.019. 
Write For Go Publish: Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Internasional Bereputasi Bagi Mahasiswa Prodi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya: Write for Go Publish: Training in Writing Scientific Articles in Reputable International Journals for Forestry Students of Muhammadiyah University of Palangkaraya Novaryatiin, Susi; Ardhany, Syahrida Dian; Purnama, Ardiyansyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i1.352

Abstract

Pendahuluan: Jumlah publikasi mahasiswa pada berbagai jurnal masih sangat terbatas. Mayoritas mahasiswa menghadapi kesulitan dalam menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, minimnya pelatihan dalam penulisan dan publikasi artikel ilmiah merupakan kendala utama dalam mengubah hasil penelitian menjadi karya yang dapat dipublikasikan, terutama dalam jurnal internasional bereputasi. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penulisan artikel ilmiah.Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai penulisan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi.Metode: Pelatihan melibatkan 20 peserta dan terdiri dari beberapa tahap, termasuk penyampaian materi mengenai publikasi ilmiah, jenis artikel ilmiah, struktur artikel ilmiah, dan pedoman penulis. Peserta juga diajak untuk memahami aspek penting seperti indeksasi jurnal internasional, prosedur publikasi, dan strategi pemilihan jurnal. Selain itu, dilakukan praktek penggunaan tools  yang mendukung penyusunan artikel ilmiah.Hasil:  Pencapaian target diukur melalui pre-test dan post-test, dengan nilai rata-rata masing-masing adalah 44 (pre-test) dan 60 (post-test). Analisis lanjutan menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa 13 peserta mengalami peningkatan skor, 3 peserta mengalami penurunan skor, dan 4 peserta mendapatkan skor yang sama sebelum dan sesudah tes.Simpulan: Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, dengan persentase peningkatan sebesar 65%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan P=0.002 (P<0.05), menandakan bahwa materi pelatihan penulisan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi memberikan pengaruh signifikan pada mahasiswa Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Kata kunci: jurnal internasional bereputasi, publikasi ilmiah, publikasi mahasiswa   Introduction: The number of scientific articles published by students in various journals is still very limited due to various factors. One major obstacle is the lack of training in writing and publishing scientific articles. This makes it difficult for students to turn their research results into work that can be published, especially in reputable international journals. To address this issue, community service activities are needed to provide training in scientific article writing. Objectives: The main goal of this activity is to improve students’ understanding of writing scientific articles that can be published in reputable international journals. Methods: The training involved 20 participants, covering material on scientific publications, types and structure of articles, author guidelines, and key aspects like journal indexation and publication procedures. Furthermore, participants were given practice in using tools that support the preparation of scientific articles. Results: The effectiveness of the training was measured using pre-test and post-test evaluations, with average scores of 44 and 60, respectively. Further analysis using SPSS with the Wilcoxon test showed that 13 participants experienced an increase in scores, 3 participants experienced a decrease in scores, and 4 participants maintained their scores. Conclusion: The results of community service activities showed a positive impact in increasing participants’ knowledge, with an increase percentage of 65%. The Wilcoxon test results showed P=0.002 (P<0.05), indicating that the training material for writing scientific articles in reputable international journals had a significant influence on students of the Forestry Study Program at Muhammadiyah University of Palangkaraya. Keywords: reputable international journals, scientific publications, student publications
Practice Qualitative Analysis Metabolit Sekunder Bagi Mahasiswa Kehutanan Ardhany, Syahrida Dian; Novaryatiin, Susi; Purnama, Ardiyansyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.608

Abstract

Pendahuluan: Potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah terutama tanaman yang mengandung senyawa bioaktif berkhasiat obat, kosmetika sangat melimpah, salah satunya di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mungku baru Kalimantan Tengah yang dikelola Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) berkolaborasi dengan Borneo Nature Foundation (BNF), namun belum banyak diteliti ataupun dimanfaatkan dengan baik. Mahasiswa kehutanan UMPR sangat potensial untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan metabolit sekunder ini untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan yang nantinya dapat ditindaklanjuti dengan berkolaborasi lebih jauh bersama mahasiswa farmasi UMPR. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi, meningkatkan pengetahuan maupun skill lebih luas, serta menstimulasi ketertarikan mahasiswa kehutanan UMPR untuk melakukan penelitian terutama dalam hal pengujian kualitatif metabolit sekunder yang berasal dari tanaman. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dua arah dan praktek secara langsung di laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan UMPR yang kemudian di evaluasi nilai pretest-posttest menggunakan kuisioner via google form dan dilanjutkan dengan pengolahan data secara statistik. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri mahasiswa kehutanan UMPR sebanyak 20 peserta. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan nilai maksimal 100, rata-rata nilai peserta 46 dan 91 dimana terjadi peningkatan yang signifikan yaitu dari 20 peserta terdapat 18 peserta mengalami peningkatan nilai post-test dan 2 peserta dengan nilai yang sama baik pre-test maupun post-test. Nilai pre-test dan post-test ini dianalisis secara statistik (uji Wilcoxon) dengan hasil adanya perbedaan signifikan nilai pretest-posttest (P=0.000). Simpulan: Analisis statistik evaluasi nilai pretest-posttest menunjukkan adanya perbedaan signifikan nilai pretest-posttest (P= 0.000) yang dimaknai bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang metabolit sekunder pada tanaman dan tata cara uji kualitatifnya.