Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi analisis anion. Analisis kebutuhan ini merupakan tahap awal model pengembangan Rowntree dengan evaluasi formatif mengacu pada model Tessmer. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan dosen pengampu mata kuliah Dasar-Dasar Kimia Analitik dan mahasiswa program studi Pendidikan Kimia yang telah menempuh mata kuliah tersebut. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara semi-terstruktur. Hasil angket menunjukkan bahwa 98,4% mahasiswa membutuhkan bahan ajar berbasis PBL, dan 96,8% menginginkan LKM yang menarik serta kontekstual. Sebagian besar mahasiswa juga menilai bahan ajar saat ini belum memadai dan masih bersifat prosedural. Hasil wawancara dosen memperkuat temuan tersebut, bahwa pembelajaran belum menuntun mahasiswa berpikir kritis dan mengaitkan konsep dengan fenomena nyata seperti pencemaran Sungai Musi. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan LKM berbasis PBL dengan integrasi scaffolding untuk meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir ilmiah, dan kemandirian belajar mahasiswa.
Copyrights © 2025