Salah satu komponen dalam kegiatan belajar mengajar berupa ketersediaan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam mengoptimalkan pembelajaran di tengah keterbatasan fasilitas fisik di SDN Tatah Mesjid 2. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, penelitian ini melakukan eksplorasi mendalam melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dengan unit analisis guru kelas 1 di lokasi yang belum pernah terjamah literatur. Temuan utama menunjukkan bahwa guru secara efektif mengadaptasi pembelajaran dengan mengandalkan faktor manusia, yaitu kreativitas, daya adaptasi, dan improvisasi sebagai kompensasi utama. Strategi yang signifikan meliputi perencanaan yang realistis, pemanfaatan barang bekas seperti piring kertas dan kaset sebagai media alternatif, serta penyisipan aktivitas motorik untuk menjaga antusiasme siswa usia dini. Penelitian ini berkontribusi mengisi kekosongan literatur kualitatif yang membuktikan bahwa daya adaptasi guru adalah kompensasi utama keterbatasan sarana, sekaligus menghasilkan panduan praktis bagi sekolah dengan kendala fasilitas serupa.
Copyrights © 2026