Perhatian merupakan kemampuan krusial pada anak usia dini yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Observasi awal di TK Lignita 1 Sawahlunto menunjukkan 70% anak kelompok B mengalami kesulitan mempertahankan perhatian selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan “meningkatkan perhatian anak melalui metode bercerita dengan media boneka tangan”. Penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin dilaksanakan dalam 2 siklus pada 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi sistematis menggunakan lembar observasi perhatian anak yang mencakup 8 aspek kemampuan. “Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan rumus persentase”. Hasil menunjukkan “peningkatan signifikan dari kondisi awal ke Siklus I dan Siklus II”. Kemampuan anak memusatkan perhatian, mempertahankan fokus, dan terlibat aktif mengalami peningkatan konsisten. Pada Siklus II, sebagian besar anak mencapai kategori 'mampu' dengan persentase keberhasilan mencapai target yang ditetapkan. Metode bercerita dengan media boneka tangan efektif meningkatkan perhatian anak usia dini. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya penggunaan media konkret dan interaktif dalam pembelajaran PAUD untuk mendukung pengembangan kemampuan perhatian anak.
Copyrights © 2026