Pembelajaran di kelas IV SD Negeri Kemejing pada materi IPAS membutuhkan media pembelajaran karena siswa belum bisa berpikir secara abstrak sehingga pembelajaran di dalam kelas menjadi lebih bermakna. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengembangkan video animasi IPAS berbasis critical thinking skill; 2) mengetahui kelayakan yang mencakup valid dan praktis pada video animasi IPAS berbasis critical thinking skill. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek pada penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri Kemejing berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis data kuantitif sederhana. Hasil pada penelitian ini 1) mengembangkan video animasi IPAS berbasis critical thinking skill menggunakan model ADDIE; 2) video animasi IPAS berbasis critical thinking skill layak digunakan pada pembelajaran tingkat sekolah dasar hal ini berdasarkan hasil validasi dinyatakan sangat valid dengan skor 92,3%. Hasil kepraktisan menunjukan sangat praktis dengan skor 90% pada uji terbatas dan 94,2 pada uji luas. Penelitian ini menunjukan bahwa video animasi IPAS berbasis critical thinking skill yang dikembangkan menggunakan model ADDIE layak diterapkan untuk menggali critical thinking skill siswa pembelajaran di dalam kelas.
Copyrights © 2026