Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2021–2024. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan Microsoft Office Excel dan program komputer SPSS. Analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan mudharabah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dimana variabel pembiayaan mudharabah (X₁) secara statistik menunjukkan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 atau (0,173 > 0,05) dan thitung < ttabel (-1,386 < 2,01410) maka tidak terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dimana variabel pembiayaan murabahah (X₂) secara statistik menunjukkan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,002 < 0,05) dan thitung > ttabel (3,333 > 2,01410) maka terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah secara bersama-sama terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dengan nilai signifikansi 0,005. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,005 < 0,05) dan nilai Fhitung > Ftabel (5,888 > 3,20), maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikatnya. Besarnya pengaruh pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) ditunjukkan oleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,172 atau 17,2%, yang berarti bahwa variasi Return On Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut sebesar 17,2%, sedangkan sisanya sebesar 82,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026