Rani Febriyanni
Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Qawaid Fiqhiyyah Dalam Mengembangkan Produk Perbankan Syariah Tya Novianti; Khairani Sakdiah; Rani Febriyanni
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sistem keuangan di Indonesia mendorong munculnya perbankan syariah yang berbasis nilai dan etika. Namun, masih terdapat kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap struktur dan legalitas produk bank syariah dibandingkan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Qawaid fiqhiyyah dalam pengembangan produk perbankan syariah di Indonesia, mengidentifikasi kaidah-kaidah fikih yang dominan digunakan, serta mengkaji tantangan dan kontribusinya dalam menjamin kepatuhan terhadap prinsip maqashid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif kritis dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis konten (content analysis). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Stabat dengan melibatkan 5 informan yang terdiri dari pihak manajemen, staf operasional, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qawaid fiqhiyyah di BSI KCP Stabat telah melampaui teks normatif dan menjadi instrumen praktis yang dinamis. Kaidah-kaidah dominan yang diterapkan meliputi: 1) Al-Ashlu fil Mu’amalat al-Ibahah (hukum asal muamalah adalah boleh) sebagai pintu gerbang inovasi digital; 2) Al-Kharaj bi al-Dhaman (hasil sebanding risiko) dan Al-Dhararu Yuzal (bahaya harus dihilangkan) dalam mitigasi risiko pembiayaan; serta 3) Al-Umur bi Maqashidiha (setiap perkara tergantung niatnya) dan Al-Ghunmu bi al-Ghurmi (potensi untung sebanding risiko) dalam edukasi produk simpanan. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi syariah masyarakat, namun inovasi layanan digital seperti aplikasi BYOND terbukti mampu memberikan kemaslahatan (maslahah) nyata bagi nasabah sesuai koridor syariat.
Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Murabahah Terhadap Return On Asset pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2021-2024 Nurul Husna; Yaumul Khair Afif; Rani Febriyanni
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2021–2024. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan Microsoft Office Excel dan program komputer SPSS. Analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan mudharabah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dimana variabel pembiayaan mudharabah (X₁) secara statistik menunjukkan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 atau (0,173 > 0,05) dan thitung < ttabel (-1,386 < 2,01410) maka tidak terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dimana variabel pembiayaan murabahah (X₂) secara statistik menunjukkan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,002 < 0,05) dan thitung > ttabel (3,333 > 2,01410) maka terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah secara bersama-sama terhadap Return On Asset (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2024, dengan nilai signifikansi 0,005. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,005 < 0,05) dan nilai Fhitung > Ftabel (5,888 > 3,20), maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikatnya. Besarnya pengaruh pembiayaan mudharabah dan pembiayaan murabahah terhadap Return On Asset (ROA) ditunjukkan oleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,172 atau 17,2%, yang berarti bahwa variasi Return On Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut sebesar 17,2%, sedangkan sisanya sebesar 82,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Strategi Pemasaran Pembukaan Digital Saving Terhadap Peningkatkan Jumlah Nasabah Pada Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan Febila Putri Nur; Rani Febriyanni; Nurul Hasanah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini latarbelakangi oleh fenomena rendahnya tingkat konversi pembukaan rekening digital saving di BSI KCP Pangkalan Brandan dibandingkan dengan rata-rata nasional, meskipun fitur digital yang ditawarkan sudah cukup modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan oleh BSI KCP Pangkalan Brandan dan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran tersebut terhadap peningkatan jumlah nasabah digital saving. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah BSI KCP Pangkalan Brandan dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan diolah menggunakan program SPSS. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, deskripsi variabel, serta analisis regresi linier sederhana dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Produk Digital Saving berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Jumlah Nasabah. Hal ini dibuktikan melalui uji t yang menghasilkan nilai thitung sebesar 12,430 yang lebih besar dari ttabel yaitu 2,009 (12,430 > 2,009) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2), variabel strategi pemasaran memberikan kontribusi sebesar 76,2% terhadap peningkatan jumlah nasabah, sedangkan sisanya sebesar 23,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin efektif strategi pemasaran yang dijalankan melalui kemudahan akses digital dan edukasi, maka akan semakin meningkat pula jumlah nasabah digital saving di BSI KCP Pangkalan Brandan.