Latar Belakang: Kesiapan kesehatan pranikah merupakan faktor determinan dalam mencegah komplikasi kehamilan dan memutus rantai stunting. Banyak calon pengantin (catin) yang melakukan pemeriksaan kesehatan hanya sebagai formalitas administratif tanpa memahami esensi klinisnya. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon pengantin mengenai kesiapan fisik, mental, dan gizi melalui edukasi serta skrining kesehatan langsung. Metode: Kegiatan dilaksanakan di KUA Kecamatan Medan Johor dengan melibatkan 30 pasangan catin (60 responden). Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif menggunakan media leaflet, diskusi, serta skrining kesehatan (pengukuran antropometri dan tekanan darah). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta secara signifikan dari 62,5 menjadi 88,4 setelah intervensi. Hasil skrining menunjukkan 16,6% catin wanita berisiko Kurang Energi Kronis (KEK) berdasarkan ukuran LiLA < 23,5 cm. Seluruh peserta mendapatkan edukasi gizi prekonsepsi dan jadwal imunisasi Tetanus Toxoid (TT). Simpulan: Edukasi dan skrining pranikah efektif meningkatkan literasi kesehatan catin. Sinergi antara akademisi dan KUA sangat diperlukan untuk memastikan setiap calon pengantin memiliki kesiapan optimal sebelum memasuki masa kehamilan.
Copyrights © 2026