Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi materi edukasi board game bertema SDG 7 (Affordable and Clean Energy) yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Alpha. Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan adanya miskonsepsi energi pada siswa sekolah dasar di tengah tantangan transisi energi nasional. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kuesioner visual terhadap 35 responden, penelitian ini memetakan Persepsi kognitif dan preferensi afektif siswa. Hasil analisis mengungkap distorsi pemahaman signifikan, di mana 45,7% responden keliru meyakini energi surya sebagai sumber listrik utama, mengabaikan dominasi batubara. Secara psikografis, 80% responden menunjukkan preferensi kuat pada peran "Konstruktor" (membangun infrastruktur) dibandingkan konservasi pasif. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan desain "Hibrida-Konstruktif": mengintegrasikan narasi dampak lingkungan sebagai pemicu emosional dan mekanika simulasi konstruksi teknologi untuk meluruskan miskonsepsi serta meningkatkan literasi energi secara efektif.
Copyrights © 2026