Kemajuan teknologi digital telah mendorong berbagai lembaga pendidikan,termasuk pesantren, untuk beradaptasi dengan sistem yang lebih modern dan efisien. Pondok Pesantren Al-Furqon di Sukabumi masih menggunakan uang tunai dalam transaksi harian santri, yang berisiko menyebabkan kehilangan uang dan kesulitan dalam pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pembayaran cashless berbasis website dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai media transaksi utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan framework Laravel dan metode pengumpulan data melalui wawancara serta studi pustaka. Sistem yang dikembangkan memungkinkan admin melakukan pengisian saldo, santri melakukan transaksi jajan, dan wali santri memantau pengeluaran secara real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi risiko kehilangan uang dan membantu dalam mengatur pengeluaran harian secara lebih teratur. Pengujian dilakukan melalui simulasi transaksi dan penyebaran kuesioner kepada pengguna. Mayoritas responden menyatakan bahwa sistem ini mudah digunakan, aman, dan membantu dalam pengelolaan keuangan santri. Dengan adanya sistem ini, Pondok Pesantren Al-Furqon dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung literasi digital di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026