Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan memetakan model strategis penguatan kapasitas Kelembagaan Kesehatan Lokal (KKL) melalui pendekatan Pembangunan Berbasis Komunitas (PBK). KKL merupakan garda terdepan kesehatan primer di tingkat akar rumput, namun sering menghadapi kelemahan kapasitas manajerial dan pendanaan yang menghambat keberlanjutan. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Sistematis Naratif terhadap literatur ilmiah primer dan sekunder yang terbit antara tahun 2020–2025 untuk menganalisis model implementasi PBK yang berhasil. Teknik analisis yang diterapkan adalah Sintesis Tematik Kualitatif. Hasil sintesis mengklasifikasikan strategi kunci ke dalam tiga domain sinergis: Modal Manusia (melalui pelatihan coaching dan mentoring kader); Modal Kelembagaan (melalui legalisasi formal Peraturan Desa dan alokasi Dana Desa yang akuntabel); dan Modal Sosial (melalui pemanfaatan jejaring dan pendekatan ABCD). Disimpulkan bahwa strategi PBK yang paling efektif adalah model sinergis multidimensi. Dalam model ini, penguatan Modal Sosial bertindak sebagai katalis utama untuk memfasilitasi penguatan dimensi Kelembagaan dan SDM, yang mentransformasi KKL menjadi entitas mandiri dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan panduan berbasis bukti yang krusial bagi pembuat kebijakan untuk meningkatkan resiliensi sistem kesehatan primer.
Copyrights © 2026