Sustainability Nexus: Journal of Agriculture
Vol 2, No 1 (2026): In Press March

Pengaruh Beragam Media Matriconditioning terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai

juwita, katarina (Unknown)
Palupi, Tantri (Unknown)
Anggorowati, Dini (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Feb 2026

Abstract

Faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan tanaman kedelai adalah tersedianya benih bermutu. Penggunaan benih yang berkualitas rendah (telah mengalami penurunan mutu) menyebabkan rendahnya produktivitas kedelai dan dapat menurunkan vigor benih, sehingga diperlukan teknik invigorasi benih. Satu diantara metode invigorasi yang terbukti dapat meningkatkan perkecambahan benih adalah matriconditioning. Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk matriconditioning seperti serbuk gergaji, vermikulit, dan batu bata merah yang sudah dihaluskan, arang sekam, abu gosok, serbuk jerami padi, pasir halus, abu sekam, pasir kuarsa, dan zeolite. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai dengan menggunakan beragam perlakuan matriconditioning seperti batu bata merah, serbuk gergaji, dan vermikulit. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Penelitian dimulai dari tanggal 6 Mei sampai 31 Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Setiap ulangan memiliki 2 sampel dan masing- masing sampel terdiri dari 25 benih, jadi total keseluruhannya terdapat 200 benih. Satu sampel untuk mengukur indeks vigor, keserempakan tumbuh, dan daya berkecambah sedangkan satu sampel lainnya untuk mengukur kecepatan tumbuh, panjang plumula, panjang radikula, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media matriconditioning yang menggunakan vermikulit lebih baik dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai yang dapat dilihat dari nilai tertinggi terhadap variabel pengamatan indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, panjang radikula, dan berat kering kecambah normal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nexus

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Sustainability Nexus: Journal of Agriculture terbit pertama kali pada tahun 2025. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia. Fokus utama jurnal ini adalah publikasi hasil penelitian di bidang pertanian, termasuk agronomi, agroteknologi, agribisnis ...