Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) terhadap Kinerja Produktivitas Operasional pada Unit Distribusi Tenaga Listrik PT PLN Makassar menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Penelitian bersifat kuantitatif eksplanatori dengan jumlah sampel sebanyak 365 responden karyawan operasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (AVE > 0,50; Composite Reliability > 0,70). Evaluasi model struktural menunjukkan nilai R² sebesar 0,68 yang mengindikasikan bahwa 68% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh variabel K3L. Secara langsung, Keselamatan Kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap Kinerja Produktivitas Operasional (β = 0,398; t = 4,982; p < 0,001), diikuti Kesehatan Kerja (β = 0,284; t = 3,215; p = 0,001) dan Lingkungan Kerja (β = 0,247; t = 2,874; p = 0,004). Selain itu, Kesehatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Keselamatan Kerja (β = 0,762; t = 14,876), serta Keselamatan Kerja terhadap Lingkungan Kerja (β = 0,689; t = 12,443). Hasil ini menegaskan bahwa implementasi K3L yang terintegrasi berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional pada sektor distribusi tenaga listrik.
Copyrights © 2026