Artikel ini membahas tentang integrasi kearifan lokal pasar terapung dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pendekatan Project Based Learning berbasis media digital guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pasar terapung sebagai representasi budaya lokal Kalimantan Selatan dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran yang mampu mendekatkan siswa dengan realitas sosial di sekitarnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah terkini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang menggabungkan unsur lokalitas dan teknologi digital memberikan dampak positif dalam membangun keterampilan berpikir kritis siswa melalui eksplorasi data, diskusi kolaboratif, serta penyajian berbasis media interaktif. Selain itu, teknik dan metode seperti inkuiri, simulasi digital, serta pembuatan vlog dan infografik memperkaya pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan, serta dukungan kebijakan pendidikan yang mendorong inovasi berbasis lokalitas.
Copyrights © 2025