Penelitian ini mengkaji implementasi literasi kewarganegaraan di SMA. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan kualitatif adalah untuk menganalisis dan memahami gejala-gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat dalam hal ini meliputi prilaku individu dan kelompok. Oleh karena itu, dari penjelasan tersebut penelitian ini ingin menganalisis pelaksananaan literasi kewarganegaraan siswa di SMA simeulue. Dan untuk mendapatkan informasi terkait data dilapangan peneliti menentukan subjek yang dijadikan informan yaitu 5 orang guru pendidikan kewarganegaraan. Untuk memperoleh data penelitian maka teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukan bahwa pelaksanaan literasi kewarganegaraan siswa di SMA Simeulue dapat dilaksankan dengan beberap indikator yang dapat meningkatkan literasi kewarganegaraan siswa pertama yaitu pelaksanaan kurikulum terutama guru dalam proses merancang RPP khususnya dalam menyusun model pembelajaran elaboratif sehingga meningkatkan literasi kewarganegaraan siswa di sekolah. Kemudian tingkat profesinalitas guru yang mengajar sangat menentukan hasil pemebelajaran untuk itu dalam meningkatkan literasi kewarganegaraan diperlukan guru-guru yang mengajar dengang bidang ilmu pendididkan kewarganegaraan Dan terakhir dengan mengadakan kegiatan pojok-pojok literasi di sekolah. This research examines the implementation of civic literacy in high school. The research carried out was descriptive qualitative research. The qualitative approach is to analyze and understand social phenomena that occur in society, in this case including individual and group behavior. Therefore, from this explanation, this research wants to analyze the implementation of student citizenship literacy at Simeulue High School. To obtain information related to data in the field, the researcher determined the subjects to be used as informants, namely 5 civics education teachers. To obtain research data, data collection techniques use observation, interview, and documentation techniques. The results of the research show that the implementation of student citizenship literacy at Simeulue High School can be carried out with several indicators that can increase student citizenship literacy, namely the implementation of the curriculum, especially teachers in the process of designing lesson plans, especially in preparing elaborative learning models to increase student citizenship literacy at school. Then the level of professionalism of the teachers who teach determines the learning outcomes. Therefore, to improve civic literacy, teachers are needed who teach in the field of civic education and finally by holding literacy corner activities in schools.
Copyrights © 2024