Orientasi pendidikan Indonesia adalah pembentukan karakter. Peserta didik diarahkan memiliki karakter yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Karakter yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yaitu profil pelajar Pancasila. Masalahnya pembentukan profil pelajar Pancasila menghadapi tantangan yang serius dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang berpengaruh terhadap dekadensi moral. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data hasil penelitian menggunakan reduksi, penyajian dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan upaya pembentukan pelajar yang berkarakter Pancasila dengan enkulturasi Pancasila di lingkungan sekolah. Upaya enkulturasi dilakukan oleh kepala sekolah melalui kebijakan yang mengharuskan warga sekolah berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Para guru berperan menanamkan karakter Pancasila melalui kegiatan belajar dan pembelajaran. Selain itu juga melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Karakter-karakter yang ditanamkan ke peserta didik di lingkungan sekolah berupa nilai-nilai religius, menjunjung tinggi nilai kemanusian, mengedepankan rasa persatuan, toleransi dan gotong royong. The orientation of Indonesian education is character building. Students are directed to have a character by the personality of the Indonesian nation. The character by personality of the Indonesian nation is the profile of Pancasila students. The problem is that forming a Pancasila student profile faces severe challenges with the development of information technology that affects moral decadence. This research uses a qualitative methodology with a descriptive qualitative type of research. Data collection techniques through observation and interviews. Data analysts of the results of the study use reduction, presentation, and conclusions. The study showed efforts to form students with Pancasila character by enculturation of Pancasila in the school environment. The principal carries out enculturation efforts through a policy requiring school residents to follow Pancasila values. Teachers play a role in instilling the character of Pancasila through learning and learning activities. In addition, it is also through school extracurricular activities. The characteristics instilled in students in the school environment include religious values, upholding human values, and promoting a sense of unity, tolerance, and mutual cooperation.
Copyrights © 2024