Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran penting dalam dinamika perubahan sosial dan pembangunan bangsa. Peran mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) tercermin dalam kemampuan mereka untuk berpikir kritis, menggerakkan masyarakat, serta memberikan solusi atas persoalan bangsa. Dalam konteks pembentukan karakter bangsa, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat nasionalisme, serta menumbuhkan kesadaran etis di tengah tantangan globalisasi, krisis moral, dan degradasi budaya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa sebagai agent of change dalam pembentukan karakter bangsa, dengan pendekatan kualitatif kajian literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa melalui tiga peran utama, yaitu: (1) penguatan nilai dan moral, (2) penggerak perubahan sosial, dan (3) pelopor inovasi. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya kesadaran kritis, pengaruh budaya, serta lemahnya integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mewujudkan generasi muda berkarakter. Students are an intellectual group that plays a crucial role in the dynamics of social change and national development. Their role as agents of change is reflected in their ability to think critically, mobilize society, and provide solutions to national problems. In the context of national character formation, students have a moral responsibility to instill the values of Pancasila, strengthen nationalism, and foster ethical awareness amidst the challenges of globalization, moral crisis, and cultural degradation. This article aims to analyze the role of students as agents of change in national character formation using a qualitative literature review approach. The analysis shows that students are able to contribute to national character formation through three main roles: (1) strengthening values and morals, (2) driving social change, and (3) pioneering innovation. However, challenges remain, including low critical awareness, cultural influences, and the weak integration of character values into the curriculum. Therefore, synergy is needed between students, universities, and the community to create a young generation with character.
Copyrights © 2025