Kebersihan lantai rumah tangga yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri patogen dan penyakit berbasis lingkungan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi masyarakat mengenai praktik kebersihan lantai yang benar dan penggunaan pembersih yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam menjaga kebersihan lantai melalui penggunaan pembersih berbahan benzalkonium klorida sebagai agen antibakteri. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Juni 2025 di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan 30 rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan pembersih lantai, pembagian leaflet edukatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 55% menjadi 85%, disertai perubahan perilaku positif dalam praktik kebersihan rumah tangga. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya dosis, waktu kontak pembersih, serta perhatian terhadap area lembap yang berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi kesehatan domestik. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukasi berbasis komunitas yang sederhana namun terstruktur dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan dan praktik kebersihan rumah tangga. Kegiatan serupa penting untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026