Pemanfaatan lahan suboptimal oleh mitra kelompok tani terkendala oleh rendahnya kesuburan tanah, pH yang masam, serta potensi keracunan besi. Permasalahan utama adalah belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi dan menerapkan biokompos sebagai alternatif pupuk organik. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan biokompos, penerapan biokompos pada tanaman sayuran, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pembuatan biokompos dari 50% menjadi 93,6%, diikuti kemampuan praktik yang lebih baik dan penerapan biokompos pada lahan budidaya. Dampak konkret yang dicapai adalah pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku pupuk organik meningkat, serta kemandirian mitra dalam memproduksi pupuk organik mulai terbentuk.
Copyrights © 2026