Ibu-ibu PKK di Kelurahan Kalisegoro, Kota Semarang, memiliki keterbatasan keterampilan produksi kerajinan yang bernilai jual serta masih bergantung pada pewarna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kontribusi ekonomi kreatif rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan melalui pelatihan teknik shibori dengan pewarna alam yang bersumber dari tanaman lokal. Pelatihan dilaksanakan melalui pemberian materi teori, demonstrasi teknik shibori, praktik berbasis proyek, dan sesi kewirausahaan selama dua hari dengan jumlah peserta 25 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan preāpost test serta lembar observasi keterampilan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan penggunaan alat dan bahan sebesar 90%, pemahaman materi 85%, serta keterampilan praktik dan kreativitas 80%, disertai tingkat partisipasi 90%. Dampak langsung yang dirasakan mitra meliputi kemampuan menghasilkan produk shibori pewarna alam secara mandiri dan peningkatan motivasi untuk memulai usaha rumahan berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2026