PAUD Inklusi Srawung Bocah di Yogyakarta merupakan sekolah yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi seluruh anak. Sekolah ini memiliki fasilitas memadai serta guru profesional yang terlatih dalam bidang inklusi. Namun, guru masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis seni, khususnya seni tari yang bermakna, menyenangkan, dan mampu menstimulasi kreativitas peserta didik. Hambatan tersebut terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru mengenai metode pembelajaran seni, termasuk metode Sariswara yang merupakan pendekatan seni terpadu dan sesuai untuk anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru untuk mengembangkan pembelajaran tari kreatif berbasis metode Sariswara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki motivasi tinggi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kreativitas peserta didik melalui pembelajaran seni. Dengan demikian, pelatihan ini selaras dengan karakter sekolah inklusi yang berorientasi pada pengembangan dan fasilitasi keragaman potensit.
Copyrights © 2026