Penelitian ini mengeksplorasi strategi internalisasi nilai-nilai Surah al-Ma’un sebagai instrumen untuk memitigasi krisis kepedulian sosial di era digital pada siswa SD Terpadu Muhammadiyah 1 Besuki. Di tengah meningkatnya arus individualisme, institusi pendidikan Islam dituntut untuk merekonstruksi karakter empati melalui pendekatan Al-Qur'an yang aplikatif. Menggunakan desain kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan sekolah, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Surah al-Ma’un dilakukan melalui tiga pilar utama: integrasi tafsir tematik-kontekstual dalam kurikulum PAI, praktik keteladanan (uswah hasanah) pendidik, dan habituasi filantropi melalui program "Jumat Berbagi" serta infaq harian. Temuan ini membuktikan adanya transformasi signifikan pada jiwa sosial siswa, yang ditandai dengan meningkatnya inisiatif solidaritas interpersonal dan kepekaan terhadap realitas sosial di lingkungan sekitar. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan etika sosial berbasis Al-Qur’an secara sistematis mampu membentuk profil lulusan yang tidak hanya unggul secara spiritual-ritual, tetapi juga memiliki integritas kemanusiaan yang kuat.
Copyrights © 2025