Journal of Public Health Concerns
Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns

Penyuluhan PHBS tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini

Ramadhan, Defri Wan (Unknown)
Prayoga, Andes (Unknown)
Avifah, Avifah (Unknown)
Agnesta, Desvia Ratin (Unknown)
Astuti, Evi (Unknown)
Erwan, Fragesta (Unknown)
Andani, Meri (Unknown)
Amartya, Salsa Ananstasya (Unknown)
Setiawan, Shandi (Unknown)
Kusumaningsih, Dewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Feb 2026

Abstract

Background: Oral and dental health is an essential part of Clean and Healthy Living Behaviors (CHLB) that must be instilled from an early age. Kindergarten-aged children are vulnerable to dental and oral problems due to a lack of understanding and improper brushing habits, therefore, appropriate and engaging health education efforts are necessary. Purpose: To increase children's understanding of CHLB and oral health and to introduce them to proper toothbrushing techniques. Method: This health education activity was held on November 25, 2025, at Smart Kids Kindergarten, Gedong Air, Bandar Lampung. Thirty-two participants participated. The educational activity used a face-to-face communicative and educational approach for kindergarten-aged children, tailored to their developmental characteristics. The material was delivered interactively using leaflets and flipcharts containing colorful pictures, simple text, and engaging illustrations for easy comprehension by children. Furthermore, education included demonstrations and simulations on proper toothbrushing techniques, including brushing times, tools to be used, and systematic brushing steps. Leaflets were distributed to participants as supporting media so that the information provided could be remembered and applied in daily life. Results: The use of leaflets as the primary medium for delivering toothbrushing lessons positively impacted children's understanding of proper toothbrushing techniques, including how to hold the toothbrush, the direction of brushing movements, and the order in which they brush the front, sides, and back of their teeth. This demonstrated that children enthusiastically participated in the activity and understood the importance of maintaining oral hygiene. Conclusion: Oral health education using leaflets and leaflets was effective in improving understanding and basic toothbrushing skills in early childhood. Direct, hands-on oral health education tailored to the developmental characteristics of early childhood has the potential to be an effective promotional strategy for preventing oral health problems and instilling sustainable healthy lifestyle habits. Suggestion: Schools are expected to make oral health education a routine program integrated into kindergarten learning activities, so that clean and healthy living habits can be instilled sustainably from an early age. Teachers and other educational staff are advised to continue providing reinforcement through proper tooth brushing habits and monitoring children's eating habits in the school environment. Keywords: CHLB; Early childhood; Health education; Oral health; Toothbrushing Pendahuluan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Anak usia taman kanak-kanak rentan mengalami masalah gigi dan mulut akibat kurangnya pemahaman dan kebiasaan menyikat gigi yang tidak benar, sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang tepat dan menarik. Tujuan: Untuk meningkatkan pemahaman anak tentang PHBS kesehatan gigi dan mulut serta memperkenalkan gerakan menyikat gigi yang baik dan benar. Metode: Kegiatan pendidikan kesehatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 November 2025 di TK Smart Kids Gedong Air, Bandar Lampung. Melibatkan 32 peserta yang mengikuti kegiatan. Kegiatan edukasi menggunakan pendekatan komunikatif dan edukatif secara langsung (face to face) kepada anak usia taman kanak-kanak dengan yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media leaflet dan lembar balik yang berisi gambar berwarna, tulisan sederhana, serta ilustrasi menarik agar mudah dipahami oleh anak-anak. Selanjutnya, diberikan edukasi berupa demonstrasi dan simulasi mengenai gerakan menyikat gigi yang baik dan benar, meliputi waktu menyikat gigi, alat yang digunakan, serta langkah-langkah menyikat gigi secara sistematis. Leaflet dibagikan kepada peserta sebagai media pendukung agar informasi yang diberikan dapat diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil: Menunjukkan bahwa penggunaan lembar balik sebagai media utama dalam penyampaian materi gerakan sikat gigi memberikan dampak positif terhadap pemahaman langkah-langkah menyikat gigi yang benar, mulai dari cara memegang sikat gigi, arah gerakan menyikat, hingga urutan menyikat gigi bagian depan, samping, dan belakang, sehingga kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Simpulan: Pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan leaflet dan lembar balik efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar menyikat gigi pada anak usia dini. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan secara langsung dan disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini berpotensi menjadi strategi promotif yang efektif dalam mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut serta menanamkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan. Saran: Diharapkan pihak sekolah dapat menjadikan kegiatan pendidikan kesehatan gigi dan mulut sebagai program rutin yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran di TK, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat ditanamkan secara berkelanjutan sejak usia dini. Guru dan tenaga pendidik disarankan untuk terus memberikan penguatan melalui pembiasaan menyikat gigi yang benar serta pengawasan terhadap kebiasaan makan anak di lingkungan sekolah

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

phc

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami ...